Ada satu cerita, suatu ketika ada orang Arab Badui pergi karena sesuatu keperluan, ketika ia merasa sangat lelah, penat dan merasa putus asa, maka ia ia terduduk dan befikir untuk kembali lagi. kemudian ia melihat seekor semt yang merangkat naik keatas batu besar,namun semut tesebut jatuh, kemudian merangkak lagi dan jatuh lagi. hal ini terjadi berkali kali, namun si semut tetap mencoba berusaha sehingga akhirnya ia berhasil sampai keatas batu besar tersebut.
meliaht pemandangan tersebut, orang Arab Badui tersebut berkata dalam hati : "Saya seharusnya lebih patut untuk berasabar dan berusaha keras daripada semut tersebut." lalu ia melanjutkan perjalanannya kembali, sehignga akhirnya ia pun dapat sampai ketempat tujuan yang diinginkan, dan ia berkata : " Cari dan raih, jangan pernah berkeluh kesah dan bosan dari usaha meraih apa yang kamu inginkan. karena penyakit orang yang ingin mencari dan meraih sesuatu adalah rasa bosan."
"Tidakkah kamu lihat tali yang tidak seberapa panjang , namun dapat mengalahkan sebuah batu yang keras?"
Sesungguhnya didalam kehidupan semut terdapat pengajaran dan teladan bagi orang - orang yang berakal, yaitu kegigihan, kesabaran, tekad kuat, sikap pantang menyerah dan berusaha tanpa mengenal kata letih dan bosan. Semut terkenal mempunyai sikap cerdik yang luar biasa dalam usaha mendapatkan apa yang diinginkan.
Seorang yang pernah menulis dan meneliti tentang kehidupan semut mengatakan bahwa semut mengumpulkan makanannya dari musim panas hingga musim sejuk. Karena semut tidak banyak keluar pada musim sejuk,maka a menyimpan makanan musim sejuk dan hanya dimakan ketika benar-benar telah tiba masanya. dan agar biji-bijian yang ia simpan tidak tumbuh didalam tempat penyimpanan, maka dengan izin dan kuasa Allah SWT (Zat yang memberikan kepada setiap sesuatu bentuk kejadiannya kemudian memberi bekalnya dengan sesuatu yang dapat dijadikan untuk mencari penghidupan), sisemut membelah biji tersebutdari tengah agar tidak tumbuh akar.
Jika jalan
yang dilalui oleh semut terhalang oleh genangan air yang tidak dapat ia
lalui, maka ia bersama kawan-kawannya saling bekerjasama membuat semacam
jambatan. Jika semut-semut yang lain sudah menyeberang, maka
semut-semut yang membentuk semacam jambatan tersebut merapat ke tepi.
Maha Suci Zat Yang telah memberikan kepada setiap sesuatu bentuk
kejadiannya, kemudian memberi bekal kepadanya dengan akal, instink
(naluri) dan bakat semulajadi untuk melanjutkan kehidupannya
masing-masing!
Jika seekor semut menemukan sepotong daging atau
kaki belalang, namun ia tidak kuat untuk membawa sendiri, maka ia akan
pulang ke rumah semut dan memanggil kawan-kawannya yang lain untuk
bersama-sama membawa makanan yang ditemukan tersebut.
"Semut juga mampu mengangkat benda seberat 10 kali berat dirinya."
Semut
bergerak 24 jam sehari. Kecepatan berjalan semut, 0,5 km/jam dengan
volume yang 1/130, maka kecepatan semut seukuran manusia adalah
80km/jam. Dalam berduel semut mampu mengimbangi binatang atau serangga
musuh 5 kali lebih besar dari dirinya (kecuali lebah, laba-laba dan
lipan)
Apabila diluruskan sarang semut sepanjang 7km. Ternyata
binatang yang terlemah dan tak tenar ini sebenarnya adalah yang terkuat
di muka bumi. Kalau tidak salah ada juga semut ini disebutkan dalam
kitab suci. Kelihatannya pantas karena memang binatang super. Bisa jadi
mungkin ada hikmah dibalik kitab suci pada semut, mungkin kita supaya
sering merenungkan sifat semut, yang tidak terkenal tapi setia, pekerja,
dan kuat.
Semut mempunyai sifat gigih dan kesabaran luar biasa
yang dapat menjadi pengajaran bagi orang yang ingin meraih kesuksesan.
Bahkan seandainya anda meletakkan sebuah batu di tengah-tengah jalan
yang digunakan untuk dilalui oleh kawanan semut, maka mereka akan
terhenti, namun tidak akan mundur dan berbalik arah ke belakang lagi.
Akan tetapi ia akan tetap menunggu atau berusaha menaiki batu yang anda
letakkan tersebut atau berusaha melalui celah-celah yang ada di kanan
dan kiri batu atau mencari jalan alternatif lain yang menghala ke arah
dan tujuan yang sama, mereka tidak mengenal kata mundur ke belakang dan
kembali ke tempat sebelumnya."














